Aha! Gambar ini dikirim oleh seorang sahabat saya, yang membuat saya selalu ingin tersenyum jika mengingat gambar ini (Picture from http://smilebank.blogspot.com/2008/01/did-you-smile-today.html). Dia berhasil membuat saya tersenyum, bahkan kadang senyum-senyum sendiri. Apa perlu gambar ini dipasang di rumah sakit? Loh, why?

Sudah banyak komentar yang menyatakan bahwa tenaga kesehatan, yang saya bicarakan terutama sahabat perawat, banyak yang tidak bisa tersenyum. Waduh… Kemarin ada pembicara yang menyatakan bahwa ada seorang psikolog yang ingin membuat penelitian tentang perawat. Dan hasilnya, dia temukan sendiri bahwa senyum perawat (sebagian kecil, I hope) sangat mahal, apalagi kalau sudah jam 12 malam. 

Dan gambar ini memberikan saya sebuah ide, untuk memasang gambar ini di setiap sudut ruang kerja perawat, sehingga selalu mengingatkan kita semua untuk selalu tersenyum, meski pekerjaan sangat melelahkan. Ah, tapi tidak hanya untuk perawat saja. Semua orang boleh memasang gambar ini, atau gambar lain yang bisa mengingatkan kita untuk tersenyum. Tentu saja tersenyum pada tempatnya! Jangan senyum-senyum tanpa ada alasan… gawat!

Lomba senyum yuks! Give a stranger one of your smile… Dengan cara itu mungkin tidak hanya kita yang bisa tersenyum, tetapi juga membuat orang lain tersenyum. Daripada membuang uang untuk hal yang tidak penting untuk membuang kekesalan, kemarahan dan kejengkelan kita, lebih baik tersenyum dan tertawa saja bersama-sama. Gratis kok. Di Bali barusan ada yoga tertawa. Kenapa harus mahal-mahal pergi ke cafe atau pub untuk membuang beban hati-pikiran?

Kadang kalau sedang lelah, ada mahasiswa masuk ke ruangan saya, saya tidak tersenyum sama sekali. Tetapi setelah mereka pergi, saya menyesal. Pasti akan beda kalau saya beri sedikit (sedikit saja, hehe…) senyuman. Meski sedikit, pasti beda. Tapi ya maaf…. saya tidak sebaik itu. Kalau sudah lelah, sering lupa senyum. Duh…. mungkin kapan-kapan saya pasang saja gambar ini di meja saya, supaya saya selalu ingat untuk memberi senyuman untuk orang lain. Kapan ya saya bisa setulus itu????

Dan hari ini, saya banyak membuat senyum, bahkan tertawa dengan mahasiswa dan teman-teman saya. Dan hasilnya… menyenangkan lho! Mau coba? Gratis kok… Silakan… Saya sudah mencobanya….. (dengan sahabat yang mengirim gambar di atas).