Women who breastfeed for more than a year reduce their chance of rheumatoid arthritis by half, research suggests (http://news.bbc.co.uk/2/hi/health/7395810.stm).

Penelitian di Malmo (Univeristy hospital) di Swedia membandingkan antara ibu-ibu yang terkena artritis dengan yang tidak terkena artritis. Ternyata, ibu-ibu yang menyusui bayinya lebih dari 13 bulan, resiko terkena artritis-nya 50& lebih rendah daripada yang tidak melakukannya. Sementara yang menyusui antara 1 hingga 12 bulan, resikonya berkurang 25%.

Menyusui berhubungan dengan aktivitas hormon oksitosin yang dapat menurunkan tingkat stress dan penurunan tekanan darah. Hasil penelitian terbaru ini berlawanan dengan hasil penelitian beberapa waktu yang lalu. Penelitian terdahulu justru menemukan bahwa kebiasaan menyusui dapat meningkatkan resiko rheumatoid arthritis, hanya beberapa saat setelah melahirkan anak yang pertama. Tetapi sepertinya ini hanyalah reaksi jangka pendek saja. Hal yang dapat diterima adalah menyusui merupakan suatu aktivitas yang sehat, kodrat-nya wanita. Gaya hidup yang lebih sehat daripada wanita yang tidak mau menyusui bayinya.