Diagnosis keperawatan ini ada di halaman 228-229 NANDA 2007-2008. Awalnya tertulis di NANDA sebagai "gangguan perfusi jaringan". Tetapi kemudian NANDA merevisinya menjadi "Perfusi jaringan (renal, cerebral, cardiopulmonary, gastrointestinal & peripheral) tidak efektif". Hanya saja sepertinya masih banyak yang menggunakan pernyataan diagnosis yang lama. Padahal, demi keseragaman bahasa keperawatan, akan lebih baik jika pernyataan diagnosis adalah sama, dan selama ini keperawatan di Indonesia masih berkiblat ke Amerika dengan NANDA-nya.

Selama ini sering ditemukan, mahasiswa khususnya, pada saat praktik di bangsal bedah, bedah saraf atau saraf, "perfusi jaringan cerebral tidak efektif" menjadi diagnosis favorit dan menjadi prioritas pertama selain "kurang perawatan diri: ….." dan "gangguan mobilitas fisik". Setelah dilihat analisis masalahnya, sering "hanya" ditemukan data subjektif (DS) "pusing" atau data objektif (DO) "hemiparese atau hemiplegi" saja.

Untuk mengangkat suatu diagnosis keperawatan, sebaiknya membaca dan memahami terlebih dahulu pengertian dari diagnosis keperawatan tersebut. Menurut NANDA 2007-2008, "perfusi jaringan tidak efektif" adalah "decrease in oxygen resulting in the failure to nourish the tissues at the capilarry level". Jika kurang bisa dipahami, bisa langsung melihat tanda-gejala-nya. Untuk "cerebral" harusnya ada:

  1. perubahan status mental (kesadaran)
  2. perubahan perilaku
  3. perubahan respon motorik
  4. perubahan reaksi pupil
  5. kesulitan menelan
  6. kelemahan ekstremitas
  7. paralisis

Nah, jika yang ditemukan pada pasien yang dirawat adalah "pusing" atau "hepiplegi/hemiparese" saja, lebih baik yang diangkat adalah:

  1. Nyeri akut/nyeri kronis (untuk data "pusing"), p. 154-155
  2. Gangguan mobilitas fisik (untuk data "hemiplegi/hemiparese), p. 138-139

Berikutnya menentukan etiologi (PE S). Di NANDA tertulis, etiologi untuk "perfusi jaringan tidak efektif" adalah :

  1. perubahan efinitas hemoglobin (untuk oksigen)
  2. penurunan konsentrasi hemogoblin darah
  3. racun enzym
  4. perubahan masalah
  5. hipoventilasi
  6. hipovolemia
  7. hipervolemia
  8. gangguan transport oksigen
  9. interupsi aliran darah
  10. ketidaksesuaian antara ventilasi dengan aliran darah

Kesalahan yang sering kali terjadi adalah, ketidaksesuaian atau ketidakcukupan data untuk menetapkan suatu etiologi masalah. Misalnya, ditetapkan diagnosis keperawatan "perfusi jaringan cerebral tidak efektif berhubungan dengan penurunan kadar hemoglobin dalam darah, ditandai dengan ……….". Seharusnya salah satu data yang mengisi DO adalah hasil laboratorium, khususnya hemoglobin (Hb).

Selain itu sering juga ditemukan etiologi seperti: "Perfusi jaringan cerebral tidak efektif berhubungan dengan infark/Intracerebral haematoma/subdural haematoma/epidural haematoma/dll". Etiologi seperti tersebut sebenarnya sudah dilarang penggunaannya di Carpenito. Di NANDA sudah jelas tidak ada etiologi seperti itu. Yang jelas, infark/EDH/SDH/ICH bisa dimasukkan ke dalam diagnosis keperawatan, hanya saja sebagai data objektif (DO) dengan menyertakan hasil pemeriksaan scanning.

About these ads